Investor asal Korea ingin membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Buntal perbatasan Kabupaten Manggarai Timur dengan Kabupaten Ngada

Investor asal Korea ingin membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Buntal perbatasan Kabupaten Manggarai Timur dengan Kabupaten Ngada

KUPANG, DPMPTSP PROV. NTT – Pada hari Rabu, 23 Oktober 2019, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi NTT memfasilitasi pertemuan antara Investor asal Korea dengan Instansi terkait, yaitu PT. PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur, Dinas ESDM , Badan Perbatasan, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, BPN, Dinas PUPR, Biro Kerjasama terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kawasan Buntal Perbatasan antara Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi NTT. PLTA yang akan dibangun memiliki Kapasitas 35 MW (17.5 MW x 2 Units), dengan Total Rencana Investasi sebesar 232.000.000 USD atau Rp. 3,48 Triliun (1 $ = Rp. 15.000). Proyek ini dikerjakan oleh 3 (tiga) Konsorsium, yaitu Perusahaan KOMIPO/ KOREA MIDLAND POWER, CO.LTD; HYUNDAI ENGINEERING, CO.LTD DAN PT. IDKO ECO JAYA ENERGI. Perusahaan KOMIPO merupakan penyuplai energy listrik terbesar di Korea saat ini. General Manajer PT. PLN Wilayah NTT menyambut baik kehadiran investor asal Korea ini untuk memenuhi kebutuhan pasokan energi listrik bagi masyarakat dan kegiatan industri di Pulau Flores khususnya di Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada. PT. PLN Wilayah NTT siap memfasilitasi segala bentuk dukungan yang diperlukan oleh pihak investor untuk merealisasikan proyek ini. Tiga (tiga) perusahaan ini secara berturut-turut mempresentasikan profil perusahaan mereka masing-masing dilanjutkan dengan penyampaian tahapan dan progress serta schedule yang sudah, sedang dan akan mereka lakukan. Berbagai pertemuan yang telah mereka lakukan sejak tahun 2017 yaitu pertemuan dengan Pemerintah Provinsi NTT (Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II), Dinas PU Kabupaten Ngada dan pada Bulan Mei 2019 melakukan pertemuan dengan Dinas ESDM Provinsi NTT serta Dinas Perindustrian Kabupaten Ngada. Dan pada Bulan Juni 2019 melakukan pertemuan dengan Pihak PLN Wilayah NTT, Dinas ESDM Provinsi NTT, Dinas ESDM Kabupaten Manggarai Timur dan ESDM Kabupaten Ngada bersama Perusahaan KOMIPO, PT.IDKO Eco Jaya Energi dan Yooshin Eng, Corp. Mereka sudah melakukan pra studi kelayakan ke lokasi proyek di Buntal, seperti survey rata-rata curah hujan tahunan, kondisi eksisting infrastruktur ke lokasi dan lain-lain. Selanjutnya untuk progress ke depannya akan melakukan Studi Kelayakan (FS) melengkapi data-data pada survey sebelumnya, mengurus izin lingkungan (AMDAL), serta izin-izin lainnya termasuk rekomendasi teknis dari instansi teknis terkait lainnya.

Lokasi Proyek PLTA

C:\Users\Arema\Pictures\Foto IKM & PLTA\20191025_085907.jpg Pada pertemuan tersebut para perangkat daerah teknis yang hadir menyatakan sangat mendukung terhadap kegiatan investasi tersebut dan siap memberikan data dan informasi yang diperlukan oleh pihak investor. Pada saat itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi NTT, meminta kepada para Investor asal Korea tersebut untuk serius melakukan investasi di Provinsi NTT, jangan sampai hanya sebatas pada presentasi awal dan dapat izin dari kita setelah itu pergi dan tidak ada kabar lagi (sering disebut PT/Perusahaan akan), Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi NTT siap memfasilitasi terkait masalah periznan.

C:\Users\Arema\Pictures\Foto IKM & PLTA\20191025_090251.jpg

Di Provinsi NTT urus izin tanpa pungut biaya dan diproses secara cepat, yang penting ada rekomendasi teknis dari perangkat daerah teknis serta persyaratan dokumen administrasi lainnya lengkap). Apabila ada hambatan lain yang membutuhkan penanganan kami dan perangkat daerah teknis lainnya tinggal dikomunikasikan. Dan dari pihak investor menyatakan mereka sangat serius untuk merealisasikan proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air ini di Provinsi NTT, bukan abal-abal dan tidak main-main sangat serius. Dan dalam waktu dekat akan bertemu langsung Bupati Manggarai Timur dan Bupati Ngada untuk mempresentasikan rencana pelaksanaan proyek ini serta untuk mendapatkan masukan termasuk dukungan untuk izin lokasi pembangunan proyek PLTA tersebut.(gj)

Comments are closed.